Postingan

Menari Bersama Ajal

Gambar
Untuk mereka yang dikejar maut: Nyawamu tak henti menari Langkahmu tak pernah meragu Bayang gelap membuntut di punggung Tak sedikitpun kau merasa canggung   Kau tawar nyawa dengan kemerdekaan Memeluk api demi sebuah masa depan Maut mengejar di sela desing pedang, namun langkahmu lebih tangkas dibanding rasa pilu.   Mati hanya sebuah pintu Menuju keabadian yang bernama rindu Tak ada takut yang sanggup menjerat Bagi jiwa yang telah bertekad   Wahai penantang ajal Pamormu sungguh abadi, melampaui segala yang hadir. Sidoarjo, 2026  

Bukan Maut yang Kurayu

Gambar
Ia tidak sedang memanggil maut tuk bertamu, hanya lelah pada siang yang membakar bengis. Langkah itu bukanlah sebuah perburuan nisan, melainkan pelarian dari labirin perih tak berujung. Pelangi di pundaknya berubah menjadi gunung Saban renggutan napas bagai pecah kaca di tenggorokan Ia tidak melacak gelapnya tanah Ia hanya menjamah pintu keluar dari penjara rasa, tuk mematah rantai yang telah lama melumatnya Bukan kematian yang ia rayu, melainkan pelukan kedamaian yang tak pernah ia cicipi. Sesuap kelegaaan di antara bising derita Sebuah jeda panjang dari perang yang tak kunjung usai Ia bukan ingin berhenti menjadi ada Ia hanya ingin berhenti terluka Sidoarjo, 2026

Laut

Gambar
  Petir marah pada laut, laut mulai bergoyang- karena amarah petir. Petir dan laut saling,  membagi pesan gelombang. Pohon sekitar, pengar karena petir dan gelombang laut,  dengan tabah pohon hanya sunyi  seraya menyaksikan petir dan laut. tak hanya pohon, mereka para karang mulai berkutat. tak kuasa dengan kebisingan petir dan laut. Sudahkah petir dan laut selesai? belum. Sidoarjo, 2026

Dekap Hangat Sang Rintik

Gambar
rinai hujan mendekap pagi ini rinai hujan menari bersama awan-awan dan langit mengirim pesan lewat rintik sebagai jemari yang memberi kasih. Biarkan basahnya membasuh luka lama biarkan dinginnya meresap ke dalam jiwa, biarkan ia bercinta tentang cinta yang lama tertunda Sidoarjo, 2026

RUGI!

Gambar
domba datang judi mulai mereka ah, ngawur pantas mereka miskin ternyata, kalangan kelangan uang                         huuu-huuu-huuu, sorak menang serik kalah, bubrah goyah jedar-jedar, hentakan meja berisik.             pulang ke kolong dg kantong kosong. Sidoarjo, 2026

Letup Diri

Gambar
Mengatup masa, menyingkap memori hilangnya kehidupan yang hanyut dalam derap diri yang debur kita keluar ke keteguhan- paling pijar Berkutat dengan kesumat kirani mengelilingi derai pringai  tentang penghambaan diri Sidoarjo, 2026  

Lahirnya Peradaban Baru

Gambar
  Banyak hal yang berubah menjadi kenang tergantikan dengan hal yang baru datang tinggalkan saban inti dunia terpampang dengan hal yang baru kita pandang bersama peradaban yang baru datang Peradaban yang dibangun dari puisi ditata dari batu kata, direkatkan spasi dan dianyam dalam puitis imaji paling presisi Sidoarjo, 2026